Kalau sedang merencanakan liburan kuliner ke Kota Palembang, menginap di Monoloog Hotel Palembang bisa menjadi pilihan praktis untuk memulai petualangan mencicipi makanan khas daerah. Salah satu yang wajib masuk daftar tentu saja pempek. Membahas asal pempek memang selalu menarik karena kuliner ini bukan hanya lezat, tetapi juga menyimpan cerita panjang yang menjadi bagian dari sejarah Palembang.
Asal Pempek yang Penuh Cerita
Ada beberapa versi mengenai asal pempek yang berkembang di masyarakat. Kisah yang paling populer menyebutkan bahwa nama “pempek” berasal dari panggilan “apek”, yaitu sebutan untuk pria keturunan Tionghoa yang konon menjajakan olahan ikan di Palembang pada masa lampau. Agar ikan hasil tangkapan tidak cepat rusak, ikan digiling lalu dicampur tepung sagu sehingga menghasilkan makanan yang kenyal dan tahan lebih lama. Lama-kelamaan, masyarakat menyebut makanan tersebut sebagai “empek-empek” atau pempek.
Namun, ada pula pendapat lain yang menyebutkan bahwa makanan berbahan dasar ikan dan sagu sudah dikenal masyarakat Sumatera Selatan sejak berabad-abad lalu. Melimpahnya ikan dari Sungai Musi dan keberadaan sagu sebagai bahan pangan membuat masyarakat setempat berkreasi menciptakan makanan yang praktis sekaligus bergizi.
Mengapa Pempek Begitu Istimewa?
Keunikan pempek terletak pada perpaduan tekstur kenyal dan cuko yang memiliki cita rasa manis, asam, pedas, serta sedikit gurih. Kombinasi tersebut membuat setiap gigitan terasa seimbang dan sulit dilupakan.
Seiring waktu, variasi pempek pun semakin beragam, di antaranya:
- Pempek kapal selam
- Pempek lenjer
- Pempek adaan
- Pempek kulit
- Pempek keriting
- Pempek pistel
Setiap jenis memiliki bentuk dan isian yang berbeda, tetapi tetap mempertahankan cita rasa khas Palembang.
Tempat Menikmati Pempek di Palembang
Berwisata ke Palembang belum lengkap tanpa mampir ke beberapa destinasi kuliner dan wisata berikut.
Pempek Candy
Salah satu toko pempek yang cukup populer adalah Pempek Candy, berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman No.149, Kota Palembang. Tempat ini dikenal menyediakan berbagai pilihan pempek lengkap dengan cuko khas yang menjadi favorit banyak wisatawan.
Benteng Kuto Besak
Setelah puas menikmati pempek, sempatkan berjalan-jalan ke Benteng Kuto Besak, yang berada di kawasan tepi Sungai Musi, Kota Palembang. Benteng bersejarah ini menjadi salah satu ikon kota sekaligus tempat favorit menikmati suasana sore hari dengan pemandangan sungai yang indah.
Kampung Tanggo Rajo 7 Ulu
Bagi pencinta wisata kuliner, Kampung Tanggo Rajo 7 Ulu di kawasan 7 Ulu, Seberang Ulu I, Kota Palembang juga menarik dikunjungi. Kawasan ini dikenal sebagai sentra pembuatan pempek, sehingga pengunjung dapat melihat langsung proses produksi makanan khas tersebut.
Pempek, Warisan Kuliner yang Terus Dicintai
Hingga kini, pempek tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Palembang, tetapi juga telah dikenal di berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara. Berbagai inovasi rasa memang terus bermunculan, tetapi resep tradisional dengan ikan segar, tepung sagu, dan cuko khas tetap menjadi favorit.
Jadi, jika berkesempatan mengunjungi Palembang, jangan lupa mencicipi pempek langsung dari kota asalnya. Selain memanjakan lidah, Anda juga bisa mengenal lebih dekat sejarah dan budaya yang melahirkan salah satu kuliner paling ikonik di Indonesia.